Topik obrolan pas telponan sama pacar, biar nggak garing

Bahan obrolan habis itu wajar, apalagi kalau udah lama telponan tiap malam. Ini beberapa cara buat ngisinya lagi.

Laumoon ·

Kenapa obrolannya bisa habis

Biasanya karena pertanyaannya itu-itu aja: udah makan, lagi apa, tadi ngapain aja. Pertanyaan kayak gitu tetap penting, karena itu tanda kalian saling inget. Masalahnya, jawabannya pendek, dan obrolan berhenti di situ.

Di survei pasangan Indonesia yang pernah LDR, alasan putus yang paling banyak dipilih adalah hubungan yang kerasa dingin (UPN Veteran Jatim). Bahan obrolan yang baru itu salah satu cara biar nggak sampai ke situ.

Pembuka yang jawabannya nggak bisa pendek

  • Bagian paling lucu dari hari kamu tadi apa?
  • Tadi ada yang bikin kamu kesel nggak? Ceritain dari awal.
  • Kalau hari ini dikasih nilai satu sampai sepuluh, berapa? Kenapa nggak lebih tinggi?
  • Apa yang lagi kamu tungguin minggu ini?
  • Ada orang baru yang kamu temuin akhir-akhir ini?
  • Lagi kepikiran apa sekarang, selain aku?

Topik yang bisa jadi obrolan panjang

  • Masa kecil: mainan favorit, jajanan SD, guru yang paling diinget.
  • Andai-andai: kalau menang undian, kalau bisa tinggal di negara mana aja, kalau terjebak di pulau.
  • Rencana ketemu: mau ke mana, makan apa, dan hal pertama yang pengen dilakuin.
  • Selera: film yang bikin nangis, lagu buat galau, makanan yang paling nggak disukai.
  • Keluarga dan teman: cerita lucu yang belum pernah diceritain.
  • Mimpi: kerjaan impian, rumah impian, kebiasaan yang pengen dimulai.
  • Kita: momen favorit, chat pertama, kesan pertama.

Kalau mau yang lebih dalam, ada daftar pertanyaan deep talk yang urutannya dari ringan ke dalam.

Cara nanggepin biar dia makin pengen cerita

Bahan obrolan cuma separuhnya. Separuhnya lagi itu cara kamu dengerin. Penelitian Shelly Gable nemuin kalau cara pasangan nanggepin kabar baik, antusias dan pengen tahu lebih, berkaitan sama hubungan yang lebih memuaskan (Gable dkk., 2004).

  • Tanya detail: “terus dia bilang apa?”, “kamu jawab apa?”
  • Sebut perasaannya: “wah, pasti lega banget ya.”
  • Inget cerita kemarin dan tanyain lanjutannya.
  • Tahan dulu cerita kamu sendiri sampai dia selesai.

Kalau tetap diem, nggak apa-apa

Diem pas telponan nggak selalu berarti ada yang salah. Kadang kalian cuma butuh ditemenin. Coba kerjain sesuatu bareng: masak, beres-beres kamar, atau main game berdua yang nggak butuh banyak mikir. Obrolannya biasanya datang sendiri.

Panduan lain